Avanti West Coast Dinasionalisasi Ulang, Burnham Serukan Perubahan

LONDON — Operator kereta api Avanti West Coast akan kembali ke tangan publik pada musim semi mendatang, setelah bertahun-tahun menjadi salah satu layanan p

Avanti West Coast Dinasionalisasi Ulang, Burnham Serukan Perubahan

LONDON — Operator kereta api Avanti West Coast akan kembali ke tangan publik pada musim semi mendatang, setelah bertahun-tahun menjadi salah satu layanan paling bermasalah di jaringan perkeretaapian Inggris. Keputusan ini disambut dengan pernyataan tegas dari Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, yang menyatakan bahwa penumpang telah "cukup" menanggung layanan yang "berulang kali mengecewakan mereka".

Avanti West Coast, yang menghubungkan London dengan Birmingham, wilayah barat laut, dan Glasgow, akan berada di bawah kepemilikan publik mulai 7 Maret, tepat ketika kontraknya berakhir. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya pemerintah untuk membenahi sektor perkeretaapian yang selama ini dikritik karena keterlambatan dan pembatalan perjalanan yang tinggi.

Kronologi dan Latar Belakang Masalah

Keputusan renasionalisasi ini bukan tanpa alasan. Selama beberapa tahun terakhir, Avanti West Coast mencatatkan rekor sebagai operator dengan jumlah pembatalan tertinggi di seluruh jaringan. Berikut rangkaian peristiwa yang mengarah pada keputusan tersebut:

  1. 2023–2024: Avanti menghadapi gelombang kritik setelah ribuan perjalanan dibatalkan, terutama pada rute London–Manchester dan London–Glasgow. Penumpang mengeluh soal kurangnya informasi dan kompensasi.
  2. Pertengahan 2025: Regulator transportasi menerbitkan laporan yang menyoroti kegagalan operasional dan manajemen jadwal yang buruk.
  3. September 2026: Pemerintah mengumumkan tidak akan memperpanjang kontrak Avanti, membuka jalan bagi pengambilalihan publik.
  4. 7 Maret 2027: Tanggal resmi berakhirnya kontrak dan dimulainya operasi di bawah naungan publik.

Andy Burnham, yang telah lama mengampanyekan perbaikan layanan kereta api di Inggris utara, menyebut keputusan ini sebagai "kemenangan bagi penumpang". Menurutnya, sudah saatnya masyarakat mendapatkan layanan yang andal dan terjangkau, bukan sekadar janji manis dari operator swasta.

"Cukup sudah. Penumpang telah menanggung terlalu lama layanan yang gagal mereka berkali-kali. Ini saatnya kereta api bekerja untuk publik, bukan sebaliknya," tegas Burnham dalam pernyataannya.

Perbandingan Kinerja Avanti vs Operator Lain

Data dari regulator perkeretaapian menunjukkan kesenjangan yang signifikan antara Avanti dan operator lain di Inggris. Tabel berikut menggambarkan perbandingan tingkat pembatalan dan ketepatan waktu pada periode 2025–2026:

Operator Tingkat Pembatalan Ketepatan Waktu
Avanti West Coast 5,8% 72%
LNER 2,1% 85%
GWR 1,9% 87%
Rata-rata Nasional 2,4% 84%

Menurut analis transportasi senior, Dr. Helen Marsh, renasionalisasi ini bisa menjadi model bagi operator bermasalah lainnya. "Avanti adalah contoh ekstrem, tetapi masalah struktural di sektor ini lebih luas. Kepemilikan publik bukan obat mujarab, namun setidaknya akuntabilitasnya lebih jelas," ujarnya kepada Berita Tercepat International.

Dampak bagi Penumpang dan Sektor Perkeretaapian

Bagi penumpang, perubahan ini diharapkan membawa perbaikan nyata dalam hal ketepatan waktu, kebersihan, dan layanan pelanggan. Pemerintah berjanji akan melakukan audit menyeluruh terhadap operasional Avanti sebelum pengambilalihan, serta mengevaluasi rute dan jadwal yang selama ini dianggap tidak efisien.

Namun, sejumlah pihak memperingatkan bahwa renasionalisasi bukan solusi instan. Dibutuhkan investasi besar dalam infrastruktur, termasuk perbaikan jalur dan sinyal, yang selama ini menjadi penyebab utama keterlambatan. Selain itu, transisi kepemilikan harus dikelola dengan hati-hati agar tidak mengganggu layanan harian.

Serikat pekerja perkeretaapian menyambut baik langkah ini, tetapi menuntut jaminan bahwa hak-hak pekerja akan dilindungi. Mereka juga mendesak pemerintah untuk melibatkan karyawan dalam proses transisi.

Dengan tenggat waktu 7 Maret yang semakin dekat, mata publik kini tertuju pada bagaimana pemerintah mengelola operasi Avanti setelah bertahun-tahun dikelola swasta. Jika berhasil, model ini bisa menjadi preseden bagi operator lain yang bermasalah. Jika gagal, kritik akan kembali mengarah pada pemerintah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User