MoD Inggris Tolak Empat Proyek Ladang Angin karena Gangguan Radar
LONDON — Kementerian Pertahanan (Ministry of Defence/MoD) Inggris dilaporkan telah mengajukan keberatan terhadap setidaknya empat rencana pembangunan ladan
LONDON — Kementerian Pertahanan (Ministry of Defence/MoD) Inggris dilaporkan telah mengajukan keberatan terhadap setidaknya empat rencana pembangunan ladang angin (windfarm) dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Alasan utamanya adalah kekhawatiran bahwa bilah turbin yang berputar dapat menimbulkan "gangguan yang tidak dapat diterima" terhadap sistem radar yang digunakan untuk mendeteksi pesawat militer.
Langkah ini menempatkan MoD pada jalur benturan dengan Departemen Keamanan Energi dan Net Zero (Department for Energy Security and Net Zero). Pemerintah Inggris tengah mendorong percepatan transisi energi bersih, namun kebutuhan pertahanan nasional dinilai tidak bisa dikorbankan begitu saja.
Kronologi Keberatan MoD
- Periode 2025–2026: MoD secara resmi mengajukan keberatan terhadap minimal empat proyek ladang angin yang direncanakan di berbagai wilayah Inggris.
- Akhir Juni 2026: Pejabat MoD menyampaikan kekhawatiran spesifik terkait rencana ladang angin darat (onshore) di County Durham.
- Surat ke Otoritas Perencanaan: Dalam surat yang dikirim ke otoritas perencanaan Inggris, MoD memperingatkan bahwa turbin di lokasi tersebut dapat menyebabkan pesawat "tidak terdeteksi" saat berada di Zona Terbang Rendah RAF (RAF Low Flying Area).
- Respons Pemerintah: Situasi ini memicu ketegangan antar kementerian, karena proyek energi terbarukan merupakan bagian dari target Net Zero 2050.
Ancaman Serius bagi Deteksi Pesawat Militer
Menurut isi surat resmi MoD, turbin angin dapat menghasilkan bayangan radar (radar shadow) dan gema palsu (clutter) yang mengganggu sinyal radar pertahanan. Dalam kondisi tertentu, hal ini bisa membuat pesawat militer yang terbang rendah tidak terdeteksi oleh sistem pertahanan udara.
"Bilah turbin yang berputar dapat menimbulkan gangguan yang tidak dapat diterima terhadap radar yang kami gunakan untuk mendeteksi pesawat militer. Dalam skenario terburuk, pesawat tidak akan terdeteksi di dalam Zona Terbang Rendah RAF."
Zona Terbang Rendah RAF sendiri merupakan area latihan penting bagi pilot militer Inggris. Latihan terbang rendah bertujuan mengasah kemampuan manuver, menghindari deteksi musuh, dan menjalankan misi taktis di medan sesungguhnya.
Dampak pada Target Energi Bersih
Keberatan MoD ini berpotensi memperlambat ekspansi energi angin darat maupun lepas pantai. Inggris menargetkan kapasitas energi angin yang jauh lebih besar pada 2030, sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi jaringan listrik.
Namun, tanpa persetujuan MoD, proyek-proyek tersebut sulit memperoleh izin perencanaan. Empat proyek dalam setahun menunjukkan bahwa persoalan ini bukan kasus tunggal, melainkan pola yang bisa berulang.
- Radar pertahanan menjadi pertimbangan utama dalam setiap izin ladang angin.
- County Durham menjadi contoh terbaru objeksi MoD.
- Konflik antar kementerian berpotensi memicu revisi kebijakan perencanaan energi.
- Transisi energi dan keamanan nasional harus dicari titik seimbangnya.
Pemerintah Inggris kini dituntut mencari solusi teknis, misalnya teknologi mitigasi radar atau penempatan turbin yang lebih jauh dari zona latihan militer. Tanpa itu, gelombang keberatan MoD diperkirakan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Comments (0)