SINGAPURA — Singapore International Film Festival (SGIFF) mengumumkan bahwa aktor, sutradara, dan produser legendaris India, Aamir Khan, akan menerima penghargaan bergengsi Screen Icon Award pada edisi ke-37 festival tersebut. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi Khan selama lebih dari tiga dekade di industri perfilman Asia dan dunia.
Festival yang dijadwalkan berlangsung di Singapura itu juga akan menayangkan pemutaran khusus peringatan 25 tahun film epiknya, "Lagaan: Once Upon a Time in India", dalam sesi Special Presentation. Hadir pula sutradara film tersebut, Ashutosh Gowariker, mendampingi Khan dalam sesi tanya jawab bersama penonton dan pekerja industri perfilman.
Film Pembuka Berlatar Ketegangan Asia Timur
Selain penghargaan untuk Khan, SGIFF edisi ke-37 juga mengumumkan film pembuka festival, yaitu thriller asal Korea Selatan berjudul "The Assassin(s)" karya sutradara ternama Hur Jin-ho. Hur Jin-ho dikenal lewat karya-karya dramatis yang meraih penghargaan di berbagai festival internasional, dan film terbarunya ini memperkuat posisi SGIFF sebagai panggung utama sinema Asia.
Pemilihan "The Assassin(s)" sebagai film pembuka menunjukkan arah kuratorial festival yang ingin menyeimbangkan antara kilau bintang internasional dan kekuatan cerita dari ranah perfilman Asia Timur. Para pengunjung festival kembali disuguhkan pilihan tontonan yang tidak sekadar menghibur, tetapi juga menantang cara penonton membaca ulang genre thriller, demikian bunyi keterangan resmi panitia.
Lagaan: Warisan yang Bertahan Seperempat Abad
"Lagaan: Once Upon a Time in India" dirilis pada 2001 dan bercerita tentang desa di masa kolonial India yang menantang pasukan Inggris dalam pertandingan kriket demi menyelamatkan tanah mereka. Film ini lolos seleksi Oscar kategori Film Internasional Terbaik dan tetap menjadi salah satu karya paling diingat dalam karier Aamir Khan.
| Agenda | Jadwal Utama | Pihak Terlibat |
|---|---|---|
| Penghargaan Screen Icon | Edisi ke-37 SGIFF | Aamir Khan |
| Special Presentation 25 Tahun | Pemutaran ulang "Lagaan" | Ashutosh Gowariker |
| Film Pembuka | Malam pembukaan festival | Hur Jin-ho |
"Kami ingin merayakan sineas yang karyanya melampaui batas negara dan generasi. Aamir Khan adalah bukti bahwa film yang dibuat dengan ketulusan dapat bertahan puluhan tahun," ujar direktur program SGIFF dalam keterangan resminya.
Bagi Khan, penghargaan ini menambah daftar panjang pengakuan internasional yang pernah diterimanya sepanjang kariernya, mulai dari Filmfare Awards hingga berbagai penghargaan festival. Di usianya yang tak lagi muda, ia tetap memilih proyek yang menuntut keberanian naratif, sebuah sikap yang membuatnya dihormati lintas generasi penonton.
Sinyal Kuat bagi Perfilman Asia
SGIFF terus memposisikan diri sebagai jembatan antara industri perfilman Asia dan pasar global. Dengan menghadirkan nama sebesar Aamir Khan sekaligus sutradara sekaliber Hur Jin-ho, festival ini mempertegas komitmensinya untuk mempertemukan cerita lokal dengan apresiasi internasional.
Para pekerja perfilman memantau agenda ini sebagai indikator arah kurasi festival Asia pada tahun-tahun mendatang. Penghargaan Screen Icon bukan sekadar penghormatan personal, melainkan also pernyataan tentang nilai apa yang ingin dikedepankan festival terhadap sinema masa kini.
Festival edisi ke-37 ini diharapkan kembali memikat penonton dari berbagai negara sekaligus membuka ruang kolaborasi baru bagi sineas Asia yang ingin menembus panggung dunia.
Comments (0)