Nov 04, 2026
World

Prancis Resmi Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino di Pemilihan Presiden FIFA

PARIS — Peta perpolitikan sepak bola global kembali memanas setelah Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara resmi mencabut dukungannya terhadap Gianni Inf

Prancis Resmi Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino di Pemilihan Presiden FIFA

PARIS — Peta perpolitikan sepak bola global kembali memanas setelah Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara resmi mencabut dukungannya terhadap Gianni Infantino dalam upayanya mencalonkan diri kembali sebagai Presiden FIFA. Keputusan dramatis ini diambil secara bulat oleh komite eksekutif FFF sebagai bentuk penolakan keras terhadap sejumlah kebijakan kontroversial yang diusung oleh petinggi badan pengatur sepak bola dunia tersebut.

Langkah mengejutkan dari salah satu federasi terkuat di Eropa ini menjadi pukulan telak bagi Infantino. Penarikan dukungan ini dipicu oleh manuver Infantino yang mengajukan rencana kontroversial untuk menjual saham atau hak komersial turnamen bergengsi, termasuk Piala Dunia dan kompetisi internasional baru, kepada konsorsium investor swasta global.

Kronologi Renggangnya Hubungan FFF dan Infantino

Ketegangan antara pimpinan FIFA dan otoritas sepak bola Prancis serta Eropa sebenarnya telah berlangsung selama beberapa waktu sebelum akhirnya mencapai puncaknya pada pertemuan komite eksekutif pekan ini. Berikut adalah urutan dinamika yang berujung pada penarikan dukungan FFF:

  1. Pengajuan Proposal Investasi Tertutup: Gianni Infantino mempresentasikan rencana kemitraan bernilai miliaran dolar dengan kelompok investor rahasia untuk merombak format Piala Dunia Antarklub dan pembentukan liga global baru.
  2. Penolakan Komprehensif dari Asosiasi Eropa: Badan sepak bola Eropa (UEFA) bersama beberapa federasi nasional, termasuk FFF, menyatakan keberatan mendalam atas kurangnya transparansi mengenai struktur kepemilikan dan dampak komersial jangka panjang terhadap kalender pertandingan.
  3. Rapat Komite Eksekutif FFF: Melalui pembahasan internal yang intensif, komite eksekutif FFF menggelar pemungutan suara resmi yang menghasilkan keputusan mutlak dan bulat untuk tidak lagi menyokong Infantino pada kongres pemilihan mendatang.
"Keputusan komite eksekutif diambil secara bulat. FFF memandang perlunya transparansi tata kelola dan perlindungan terhadap integritas ekosistem sepak bola tradisional dari komersialisasi yang tergesa-gesa," tegas pernyataan resmi dari FFF.

Kekhawatiran Seputar Rencana Penjualan Hak Piala Dunia

Proposal Infantino yang memicu gelombang perlawanan ini mencakup tawaran dana segar hingga USD 25 miliar dari konsorsium multinasional. Namun, sebagai imbalannya, para investor swasta tersebut akan memegang kendali saham signifikan dalam pengelolaan hak digital, hak siar, dan komersialisasi kompetisi FIFA di masa depan.

Kritikus dari berbagai elemen sepak bola internasional menilai bahwa model bisnis semacam ini berisiko mengurangi kedaulatan federasi nasional serta mendistorsi struktur piramida sepak bola yang sudah mapan. Sejumlah poin utama yang menjadi sorotan FFF meliputi:

  • Kepadatan Jadwal Pemain: Pembengkakan frekuensi kompetisi dinilai mengancam kondisi fisik dan keselamatan para atlet elite.
  • Ketimpangan Finansial: Pendistribusian pendapatan dikhawatirkan hanya menguntungkan klub-klub elite tertentu, memperlebar jurang ekonomi antarklub di berbagai belahan dunia.
  • Transparansi Tata Kelola: Kurangnya keterbukaan FIFA dalam merinci siapa saja pemodal di balik konsorsium penawar.

Implikasi Politik terhadap Pemilihan FIFA

Meskipun Infantino masih mengantongi dukungan dari konfederasi lain di luar Eropa, langkah pembangkangan terbuka dari Prancis—sebagai juara dunia dan salah satu kekuatan tradisi sepak bola terbesar—berpotensi menciptakan efek domino bagi negara-negara Eropa lainnya untuk mengambil sikap serupa.

Keputusan FFF ini menandakan bahwa jalan Gianni Infantino menuju masa jabatan berikutnya tidak akan berjalan mulus tanpa adanya kompromi, negosiasi ulang jadwal, serta komitmen transparansi tata kelola yang jauh lebih ketat di tubuh FIFA.

Komite eksekutif Federasi Sepak Bola Prancis secara bulat membatalkan dukungan terhadap Gianni Infantino dalam bursa pencalonan Presiden FIFA. Kebijakan ini dipicu penolakan atas proposal komersialisasi Piala Dunia bernilai miliaran dolar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User

Recommended Posts

Popular Tags

Voting Poll